BATUBARA I PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menggulirkan ekspor produk olahan bauksit berupa alumina hydroxide dan alumina oxide ke pasar internasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen INALUM dalam memperkuat ekosistem industri aluminium nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Dalam unggahan resmi akun Instagram INALUM, disebutkan sekitar 40 kontainer produk olahan bauksit asal Kalimantan Barat dikirim menuju Jepang. Ekspor tersebut dinilai menjadi langkah nyata dalam mendorong hilirisasi mineral sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas Indonesia di pasar global.
Pengiriman produk olahan bauksit ke Jepang juga menunjukkan bahwa komoditas mineral Indonesia tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah, tetapi telah melalui proses pengolahan sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
INALUM menegaskan bahwa penguatan industri dari sektor hulu hingga hilir merupakan bagian penting dalam membangun industri aluminium nasional yang berdaya saing dan mampu menembus pasar internasional.
Ekspor tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri aluminium global. Dengan pengembangan industri pengolahan mineral di dalam negeri, diharapkan semakin banyak nilai tambah yang dapat diperoleh bagi perekonomian nasional.
Langkah INALUM ini juga sejalan dengan semangat hilirisasi mineral yang terus didorong pemerintah, sehingga sumber daya alam Indonesia dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar melalui peningkatan kapasitas pengolahan dan perluasan pasar ekspor.










