
BATUBARA I Keberhasilan produksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) moncer (Cemerlang) mencatat capaian positif sepanjang tahun 2025 tidak hanya menjadi kebanggaan perusahaan dan pekerja, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.
Sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian tersebut, FSP LEM SPSI Inalum menggelar Gerakan Syukur yang dirangkai dalam program 100 ribu Kebaikan, pada hari Jumat tanggal 12 Juni 2026, melalui kegiatan tersebut, serikat pekerja menyalurkan berbagai bantuan kepada warga kurang mampu dan panti asuhan di sekitar kawasan Kuala Tanjung.
Ketua PUK FSP LEM SPSI Inalum, Mhd Agus Salim Kaban, menegaskan bahwa capaian produksi Inalum pada 2025 merupakan buah dari kerja keras seluruh insan perusahaan, khususnya para pekerja yang selama ini menjadi garda terdepan menjaga roda produksi tetap berjalan.
“Keberhasilan ini bukan milik satu pihak, melainkan hasil kerja bersama, karena itu, kami bersyukur dan ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, harapan kami, ketika perusahaan berkembang, pekerja sejahtera dan masyarakat sekitar juga ikut merasakan manfaatnya,” ujar Kaban.
FSP LEM SPSI Inalum membagikan tas dan sepatu sekolah untuk anak – anak, 35 paket sembako berisi beras, gula, dan minyak goreng, serta bantuan kebutuhan pokok kepada panti asuhan berupa beras, telur, mi instan, minyak goreng, dan gula.
Koordinator kegiatan, Wira Hidayat, mengatakan Gerakan Syukur lahir dari semangat gotong royong para pekerja yang ingin berbagi dengan lingkungan sekitar.
“Bantuan yang kami salurkan mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat membantu dan membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, ini juga menjadi bukti bahwa pekerja hadir bukan hanya untuk perusahaan, tetapi juga untuk masyarakat,” katanya.
Kaban menegaskan FSP LEM SPSI Inalum akan terus berada di garis depan dalam mendukung kemajuan perusahaan, sembari memperjuangkan kesejahteraan pekerja dan menjaga hubungan industrial yang harmonis.
Menurutnya, capaian produksi 2025 harus menjadi momentum untuk memperkuat stabilitas perusahaan di tahun 2026, ia berharap setiap keberhasilan bisnis yang diraih perusahaan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan pekerja dan kontribusi sosial kepada masyarakat.
“Keberhasilan bisnis harus menjadi ruang untuk memperkuat penghargaan kepada pekerja, Inalum adalah rumah besar kita bersama, jika perusahaan maju, pekerja harus semakin kuat dan masyarakat sekitar juga harus ikut merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Sementara itu, Tokoh Pemuda Kuala Tanjung, Alex, memberikan apresiasi atas kepedulian sosial yang ditunjukkan FSP LEM SPSI Inalum melalui Gerakan Syukur.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan serikat pekerja tidak hanya berkontribusi terhadap produktivitas perusahaan, tetapi juga memiliki kepedulian nyata terhadap kehidupan sosial masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, bantuan yang diberikan mungkin sederhana, tetapi sangat berarti bagi warga yang menerima, ini menunjukkan bahwa keberhasilan perusahaan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ungkap Alex, Sabtu (13/6/2026).
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga terbangun hubungan yang semakin erat antara perusahaan, pekerja, dan masyarakat.
“Ketika perusahaan maju, pekerja sejahtera, dan masyarakat ikut menikmati manfaatnya, maka akan tercipta kebersamaan yang kuat, semoga semangat berbagi seperti ini terus hidup dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” pungkasnya.
Gerakan Syukur yang digelar FSP LEM SPSI Inalum mendapat sambutan hangat dari masyarakat, selain menjadi wujud rasa syukur atas keberhasilan perusahaan, kegiatan itu juga memperlihatkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan Inalum menuju masa depan yang lebih baik.










