BATU BARA I Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tetap perlu dilanjutkan karena memiliki manfaat besar bagi pemenuhan gizi anak-anak. Namun, pengawasan terhadap proses penyediaan makanan harus diperketat agar kualitas dan keamanan pangan benar-benar terjamin.
Hal ini dikatakan ketua Partai Demokrat Azuar Simanjuntak, Rabu (8/7/2026) Ia mengatakan apabila ditemukan dugaan kelalaian dalam pengolahan maupun pendistribusian makanan, langkah yang tepat bukan menghentikan program secara keseluruhan. Evaluasi menyeluruh, peningkatan pengawasan, serta penegakan disiplin bagi seluruh petugas menjadi solusi yang lebih efektif atau tutup MBG ya,
Diharapkan seluruh kebutuhan sembako dibelanjakan di daerah masing-masing. Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, langkah ini juga menjadi salah satu upaya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM di setiap daerah.
Masyarakat berharap pemerintah terus melakukan pembinaan, inspeksi rutin, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG. Keselamatan peserta didik harus menjadi prioritas utama sehingga tujuan program untuk meningkatkan gizi anak tetap tercapai tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keamanan pangan.
“Program MBG jangan ditutup. Yang harus diperbaiki adalah pengawasan, kedisiplinan kerja, serta penerapan standar keamanan pangan agar anak-anak dapat menikmati makanan bergizi dengan aman,” demikian harapan yang disampaikan berbagai kalangan.










