JAKARTA I Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menetapkan tujuh program prioritas sebagai arah penguatan institusi dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, pengayoman masyarakat serta penegakan hukum.
Tujuh program tersebut menitikberatkan pada penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, pengelolaan anggaran, hingga transformasi digital.
Program pertama adalah Penguatan Kelembagaan, dengan fokus meningkatkan restrukturisasi organisasi internal agar Polri semakin adaptif, efektif dan tepat sasaran dalam menghadapi berbagai tantangan.
Kedua, Pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM). Program ini diarahkan pada perbaikan proses rekrutmen personel yang bersih, transparan, peningkatan pendidikan dan pelatihan, pengembangan karier berbasis kompetensi serta peningkatan kesejahteraan anggota.
Ketiga, Penguatan Pelayanan Publik. Polri mendorong pelayanan yang lebih mudah diakses masyarakat, cepat, transparan, terukur dan berorientasi pada kebutuhan warga, sekaligus menghapus praktik negatif dalam pelayanan publik.
Keempat, Penguatan Penegakan Hukum. Polri diarahkan untuk mengubah parameter keberhasilan penegakan hukum, tidak semata-mata berdasarkan jumlah perkara yang ditangani, tetapi juga mengedepankan kualitas penanganan perkara, keadilan, kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat.
Kelima, Penguatan Pengawasan. Program ini menekankan transformasi sistem pengawasan internal agar lebih transparan dan responsif, termasuk membuka ruang pengaduan masyarakat serta memastikan penyelesaian setiap persoalan secara jelas.
Keenam, Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran. Pengelolaan anggaran Polri diarahkan agar semakin transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, dengan memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran serta mencegah potensi penyimpangan.
Sementara program ketujuh adalah Transformasi Digital dan Respons Polri (Smart Policing). Polri mendorong integrasi data, penerapan konsep smart policing, penguatan penyelidikan berbasis ilmiah (scientific crime investigation) serta pemanfaatan teknologi analitik untuk mendukung tugas operasional di lapangan dan meningkatkan akuntabilitas institusi.
Ketujuh program tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Polri yang semakin profesional, modern, transparan dan dipercaya masyarakat.
Semangat yang ditekankan dalam pelaksanaan program tersebut adalah integritas, soliditas dan sinergitas, dengan prinsip tegas pada kejahatan, patuh pada hukum.
Dengan pelaksanaan tujuh program prioritas tersebut, Polri diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.









