BATUBARA I Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Batu Bara menggelar kegiatan Pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal bagi ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) dan berisiko KEK serta balita bermasalah gizi di UPT Puskesmas Lima Puluh, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta para pemangku kepentingan dalam mengolah dan menyajikan makanan tambahan berbahan pangan lokal yang bergizi, aman, dan sesuai dengan kebutuhan ibu hamil maupun balita.
Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Batu Bara Dedi Siagian mengatakan, pembekalan tersebut merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui peningkatan kualitas gizi masyarakat sejak masa kehamilan hingga usia balita.
“Pemberian Makanan Tambahan berbahan pangan lokal menjadi salah satu upaya nyata untuk mencegah Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil dan memperbaiki status gizi balita. Dengan memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di daerah, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara berkelanjutan,” ujar Kepala Dinas.
Ia menambahkan, keberhasilan program penurunan stunting membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, TP PKK, kader Posyandu, hingga peran aktif masyarakat.
Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pendampingan kepada ibu hamil dan keluarga balita, sehingga upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih optimal.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Batu Bara dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui peningkatan status gizi ibu hamil dan balita.










