KNPI Batu Bara: Program Makan Bergizi Gratis Wajib Berdampak pada Ekonomi Rakyat

BATU BARA I Ketua DPD KNPI Kabupaten Batu Bara Mukhrizal Arif, M.Pd.I menegaskan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Program tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa sehingga keberhasilannya tidak hanya diukur dari banyaknya makanan yang dibagikan, tetapi juga dari kualitas gizi yang diberikan, Sebutnya, Kamis (9/7/2026), Selain itu juga harus tepat sasaran penerima manfaat, transparansi pengelolaan anggaran, serta pengawasan yang kuat.

Arif menjelaskan, Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi besar untuk masa depan Indonesia. Karena itu, pelaksanaannya harus benar-benar berkualitas, tepat sasaran, transparan, dan diawasi secara maksimal. Program sebesar ini jangan sampai menjadi ruang bagi penyimpangan atau dimanfaatkan oleh oknum yang mengkhianati kepentingan rakyat,” tegasnya.

Ia juga berharap pelaksanaan program tersebut mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah.

“Menurutnya, pemerintah perlu melibatkan petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM, hingga koperasi lokal sebagai pemasok utama bahan pangan”

Dengan melibatkan pelaku ekonomi lokal, manfaat program ini tidak hanya dirasakan oleh anak-anak sebagai penerima makanan bergizi, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui tumbuhnya aktivitas ekonomi di daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua DPD KNPI Kabupaten Batu Bara menegaskan bahwa KNPI akan terus menjalankan perannya sebagai mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah dalam mengawal berbagai program pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“KNPI mendukung setiap kebijakan yang berpihak kepada rakyat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis. Kami akan terus mengawal agar program ini berjalan sesuai tujuan, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *